CERITA TELUK SUAK DAN SUNGAI RAYA KEPULAUAN -->
Cari Berita

CERITA TELUK SUAK DAN SUNGAI RAYA KEPULAUAN

Kapuasnews
Tuesday, 20 February 2018


Laporan : Hermanto

BENGKAYANG, KapuasNews - Di dua tempat berbeda, Calon Gubernur Kalimantan Barat, dr. Karolin Margret Natasa bertemu dengan masyarakat yang sukunya berbeda pula. Teluk Suak mayoritas Tionghoa, namun tergabung dalam Persatuan Masyarakat Teluk Suak (Permates), di situ Karolin merayakan imlex kemudian di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Anggota DPR RI 2 periode itu bertemu masyarakat Melayu.

Di Teluk Suak, Karolin mengharapkan masyarakat terus mempertahankan nilai-nilai budaya yang ada di tengah masyarakat.

"Kita dalam waktu dekat akan menghadapi pemilihan Gubernur Kalbar, dimana ada tiga calon yang akan maju, pertama bapak Sutarmidji dan Ria Norsan, kemudian untuk nomor urut dua, ada saya dan Pak Gidot yang juga bupati Bengkayang, dan yang ketiga ada pasangan Pak Milton dan Boyman Harun," kata Karolin saat menghadiri Imlek Persatuan Masyarakat Teluk Suak, Senin (19/2) malam.

Pada kesempatan tersebut, Karolin mengatakan, jika masyarakat Teluk Suak selama ini merasa cocok dengan kepemimpinan Cornelis, maka ke depan, dia sebagai anaknya siap untuk melanjutkan program pembangunan yang sudah dilaksanakan selama dua periode kepemimpinannya.

"Saya maju ke dalam Pilkada Kalbar karena niat dan tekad saya untuk membangun Kalbar. Untuk itu, jika bapak dan ibu ingin bersama-sama melanjutkan pembangunan di Kalbar bersama saya, saya minta dukungan dari semuanya," tuturnya.

Karolin mengatakan, masyarakat Teluk Suak yang notabenenya di di dominasi oleh masyarakat Tionghua, tentu Tahun Baru Imlek kali ini menjadi suatu hal yang sangat membahagiakan.

Dia menyatakan sangat senang melihat kekompakan masyarakat Teluk Suak yang memiliki komunitas Persatuan Masyarakat Teluk Suak (Permates). Bisa kita lihat sendiri malam ini, masyarakat Teluk Suak sangat kompak dan membuat kegiatan yang besar ini, tentu ini semua bisa dilakukan dengan kebersamaan.

"Untuk itu pertahankan kebersamaan ini, agar kita bisa bersama-sama membangun Kalbar ke depan," katanya.

Dalam kegiatan Permates tersebut, panitia menyuguhkan berbagai hiburan, baik musik, drama maupun seni budaya masyarakat Tionghua. Hal ini dilakukan selain untuk menghibur masyarakat, juga untuk mempertahankan kebudayaan masyarakat Tionghua yang ada disana.

Di Kecamatan Sungai Raya, Tokoh masyarakat Kecamatan Sungai raya Kepulauan, Zulkifli menyatakan masyarakat Melayu Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Bengkayang siap untuk memenangkan pasangan Karolin-Gidot pada pilkada Kalbar.

"Kami masyarakat yang ada di Kecamatan Sungai Raya siap untuk memenangkan pasangan Karolin-Gidot karena pasangan ini kami yakini bisa meneruskan pembangunan di Kalbar," kata Zulkifli, yang juga Sekretaris Fraksi Partai Demokrat di Bengkayang.

Dia menyatakan, pengalaman Karolin menjadi anggota DPR selama dua periode dan saat ini menjabat sebagai Bupati Landak sudah tidak diragukan lagi. Demikian dengan Gidot yang selama dua periode memimpin Bengkayang, jelas memiliki pengalaman yang matang dalam pemerintahan.

 "Kita tahu ibu Karolin sebagai seorang dokter tentu memiliki andil besar dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Demikian dengan pak Gidot yang lulusan sarjana pendidikan juga selama ini sangat onsen untuk memajukan dunia pendidikan," tuturnya.

Menurutnya, jika kebutuhan pendidikan dan kesehatan masyarakat sudah terpenuhi nantinya, maka pembangunan yang lainnya akan mudah diikuti.

"Makanya kami sangat yakin pasangan ini bsia membawa Kalbar lebih baik ke depan dan kami tidak ragu untuk memilih pasangan ini," katanya.

Menanggapi itu, calon Gubernur Kalbar, dr. Karolin Margret Natasa mengatakan, sesuai dengan Nawacita Presiden Jokowi-JK, dimana salah satunya adalah menjadikan daerah pinggir sebagai pusat pembangunan, hal itu juga yang akan dilakukannya kelak jika dipercayakan masyarakat Kalbar memimpin provinsi itu.

 "Jadi, intinya, kita ingin menjadikan desa sebagai model dan pusat pembanguna ". Tutupnya.

Sumber : Betangrayapost