SEKADAU, KapuasNews.com - Pasangan Calon Gubernur Nomor urut 2, dr. Karolin Margret Natasa - Suryadman Gidot tampik isu yang menyatakan kalau gubernur kalimantan barat sebelumnya menghambat proses pemekaran atau pembentukan provinsi kapuas raya.
Hal tersebut ditegaskan Karolin saat menggelar kampanye dialogis bersama masyarakat kecamatan sekadau hilir yang bertempat di Aula Gedung Ketaketik Jalan Merdeka selatan. Kamis, 22/3/2018.
Menurutnya, kewenangan tersebut bukan kewenangan gubernur.
" tidak benar cornelis menghambat. Kalau presiden punya mau, cornelis bisa apa ". Tegas Karol dalam orasi politiknya dihadapan ratusan simpatisan.
Dikatakannya, dalam kampanye dialogis tersebut juga menekankan kepada seluruh simpatisan yang hadir untuk tidak pernah ada fitnah diantara kita.
Masih banyak persoalan yang perlu diselesaikan dan pada tanggal 27 juni mendatang, seluruh kader dapat mengawal proses pilgub.
" jangan terlalu pede, bisa bisa kita tumbang. Dalam politik tak ada yang pasti ". Ujarnya.
Keterbatasan pembangunan yang ada di wilayah kalbar bukan tak adanya niat membangun, akan tetapi karena keterbatasan. Mengingat kucuran dana provinsi kalbar hanya Rp. 4,7 Triliun dan untuk pembangunan infrastruktur paling tinggi Rp. 400 M dan tak bisa lebih dari itu.
Ia juga sangat berharap masyarakat untuk mencoblos nomor urut 2 pada pemilihan gubernur kalbar 27 juni mendatang.
Terlepas dari isu penghambatan pemekaran, Ketua DPC partai demokrat kabupaten sekadau, Simon Petrus, berharap semua aktivitas kampanye berjalan sesuai aturan dan jangan ada lagi keraguan karena pasangan nomor urut 2 tersebut menguasai secara administrasi pemerintahan.
Dengan dukungan para masyarakat kalbar, kabupaten sekadau khususnya sangat diharapkan supaya calon yang kita usung dapat berkiprah dan membangun kalimantan barat.
" Sebagai pengusung, Partai PDI Perjuangan dan Partai Demokrat untuk bisa menjalankan tugas dengan baik dan maksimal. Kita Menangkan Karol - Gidot ".Harap Mantan bupati sekadau dua periode yang juga di canangkan sebagai calon anggota DPR RI wilayah kalimantan barat tersebut lugas yang disambut tepukmtangan yang meriah dari ratusan simpatisan yang hadir. ( Hermanto )





