SANGGAU, KapuasNews.com - Dibalik kasih minimnya sarana dan pra sarana yang ada dikabupaten sanggau tak surutkan niat untuk mendukung Program pemerintah, yakni program pembentukan kabupaten / kota layak anak.
Program pemerintah ini dinilai ampuh untuk meminimalisir kekerasan pada anak dan juga langkah yang bijak sebagai upaya perlindungan pada hak anak.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Bappeda kabupaten sanggau, Ir. Kukuh Triyatmaka, MM beberapa waktu lalu kepada awak media usai pertemuan bersama OPD jelang persiapan kota sanggau layak anak. Menurutnya, indikator tata kota layak anak mengacu pada peraturan menteri negara pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak No. 13 tahun 2011.
Terkait kesiapan, dikatakannya sanggau memang masih harus berbenah. Ditegaskannya, segala sesuatu kekurangan yang ada akan segera diperbaiki dan secara teknis sebelum tanggal 6 April mendatang segala kesiapan sudah bisa dilaporkan.
" Secara teknis, sudah kita sepakati. Semoga sanggau memperoleh nilai terbaik ". Harapnya.
Ditegaskannya pula, sebelumnya sanggau trlah mendapatkan prestasi yang cukup baik. Dan secara umum, sanggau layak anak sudah di dilaksanakan sejak 2014 lalu dengan 24 item klaster.
" Dalam program, kita akan libatkan seluruh instansi pemerintahan dan vertikal sebagai tolak ukur ". Tandasnya. ( Hermanto / Red )


