SINTANG, KapuasNews.com - Usai meresmikan Bank Pembangunan Daerah atau Bank Kalbar Cabang Pembantu Merakai, Bupati sintang juga meresmikan Puskesmas Merakai di hari yang sama. Selasa, 15/5/18.
Menurut Jarot, Puskesmas Merakai ini bangunannya cukup besar dan megah serta juga di lengkapi dengan ruang rawat inap. Untuk itu, dirinya berharap dengan bangunan yang megah, kualitas pelayanan juga harus meningkat, terlebih saat ini sudah di kenal dengan total coverage atau tentang cakupan total sehingga bagi masyarakat ketungau tengah yang kurang mampu harus di cover dengan BPJS yang iurannya/preminya di bayar pemerintah daerah.
“ kalaupun juga ada masyarakat yang tidak mampu, tidak punya BPJS tidak boleh di tarik bayaran ya, kita letakkan anggarannya di bagian kesra. Saya taroh lagi anggaran untuk membantu masyarakat kita yang tidak mampu untuk berobat ataupun yang punya bpjs gratis pengobatan tapi biaya nginap di sintang, biaya transportasi itu juga kita bantu ”. Jelas jarot.
Jarot menegaskan dengan total coverage tersebut diharapkan tidak ada lagi masyarakat ketungau tengah atau masyarakat Kabupaten Sintang yang meninggal kerena tidak berobat atau tidak punya uang. Selain itu juga jarot menilai Puskesmas Merakai saat ini belum sempurna, karena saat ini hanya dilakukan pembukaan awal untuk itu akan segera di alokasikan anggaran untuk menyempurnakan.
“ kalau ada yang belum selesai segera selesaikan, sehingga puskesmas tersebut bisa di manfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan pelayan kesehatan masyarakat ”. Pesan jarot.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang dr. Harysinto Linoh mengatakan pembangunan Puskesmas Merakai tersebut di bangun awal 2017 lalu berdasarkan keputusan kementerian kesehatan yang menggunakan dana alokasi khusus (DAK) apirmasi dengan total anggaran sekitar Rp. 8,6 milyar.
“puskesmas ini di bangun dengan ruang rawat inap sebanyak 15 tempat tidur, untuk peralatan memang sudah ada, tapi belum lengkap nanti kita lengkapi secara bertahap ". kata Sinto.
Sinto menjelaskan bahwa puskesma merakai ini sudah memenuhi persyaratan permenkes nomor 75, baik itu tata letak maupun tata ruang sekaligus kedepannya juga untuk menghadapi akreditasi puskesmas dan untuk puskesmas merakai tahun ini akan di lakukan akreditasi.
“selain fasilitas rawat inap, juga ada IGD 24 jam. Tahun depan mudah-mudahan kita lengkapi dengan alat rontgen, alat PKG juga sudah ada, pokoknya hampir 90% lengkaplah disini ”. Jelas sinto.
Sinto berharap dengan telah di resmikannya atau beroperasinya puskesmas merakai ini tidak ada lagi proses rujukan yang tidak perlu sampai ke sintang, karena untuk tenaga dokter saat ini sudah ada 2 orang dan akan di tambah lagi kedepannya.
“untuk proses rujukan yang memang perlu di bawa ke sintang kita sudah sediakan satu ambulance, mudah-mudahan tahun 2019 mendatang kita dapat pusling air untuk rujukan lewat sungai ”. pungkas sinto.
Baca juga : http://www.kapuasnews.com/2018/05/tingkatkan-roda-perekonomian-masyarakat.html
Penulis : Abang A
Editor : R. Hermanto




