SAFARI RAMADHAN PEMROV BERSAMA PEMKAB SINTANG, INI PESAN GUBERNUR ?? -->
Cari Berita

SAFARI RAMADHAN PEMROV BERSAMA PEMKAB SINTANG, INI PESAN GUBERNUR ??

Kapuasnews
Thursday, 31 May 2018



SINTANG, KapuasNews.com - Gubernur Kalbar melalui Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat Abdul Manaf melakukan Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Kabuaten Sintang di Auala Pendopo Bupati Sintang Rabu (30/05/18). 

Kegiatan tersebut turut di hadiri Bupati Sintang, Danrem 121 ABW, Kapolres Sintang, Dandim 1205 Sintang,Kementrian Agama Provinsi Kalbar dan Kabupaten Sintang, Sekda Kabupaten Sintang, Unsur Organisai Perangkat Daerah Kabupaten Sintang, Tokoh agama dan masyarakat, Ulama dan unsur terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan sangat bersyukur atas safari Ramadhan pemprov kalbar yang di selenggarakan di kabupaten sintang.
Menurutnya, ini semua sebagai wujud tali silaturrahmi dan saling berkesinambungan antar pemerintah kabupaten dengan pemerintah provinsi.

Jarot juga menguraikan kondisi di Kabupaten Sintang saat ini yang dalam keadaan aman dan kondisif sehingga Kabupaten Sintang siap melaksanakan pemilihan Gubernur Kalbar 27 juni mendatang. 

“ situasi kabupaten sintang saat ini aman tentram dan kondusif baik di pedalaman, diperkotaan, maupun seluruhnya. Insya Allah kondusif dan dapat kita pertahankan ". kata jarot. 

Menyonsong Hari Raya Idul Fitri mendatang, Jarot menyebutkan ada lonjakan kenaikan harga Sembilan bahan pokok, terutama 3 bahan pokok utama. 

“mudah-mudahanlah bisa kita kendalikan dan tidak begitu memberatkan seluruh masyarakat kita yang merayakan puasa Ramadhan maupun idul fitri nanti ".ungkap jarot.


Dalam sambutannya, Gubernur Kalbar melalui Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat, Abdul Manaf mengatakan safari Ramadhan ini merupakan kegiatan rutin pemprov kalbar setiap tahun dalam bulan suci ramadhan kekabupaten/kota yang ada dikalbar, untuk itu manaf mengajak umat islam Kabupaten Sintang secara khusus untuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan hati yang iklhas dan gembira. 

“karena bulan Ramadhan merupakan bulan yang di nanti-nantikan umat muslim dimana pintu-pintu amal di buka dengan seluas-luasnya dan segala perbuatan baik dilipat gandakan pahalnya”kata Manaf.

Melalui momentum Ramadhan yang penuh berkah, ampunan dan magfirah ini juga manaf mengajak umat islam di Kabupaten Sintang untuk menjadikan ramadhan sebagai sarana introspeksi dalam menata dan memperbaiki diri sekaligus untuk memanfaatkan serta dalam menumbuhkan jiwa dan semangat beribadah sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketagwaan kepada Allah subhanahu wa ta'ala. 

“jadikanlah Ramadhan ini sebagai ladang amal yang tumbuh subur dengan banyak menanam kebaikan sehingga Ramadhan tahun ini dapat menjadi Ramadhan terbaik dari Ramadhan-ramadhan sebelumnya ”. pesan manaf.

Manaf juga menghimbau aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah Kabupaten Sintang secara khususnya yang beragama Islam agar dalam bekerja harus di niatkan sebagai ibadah jangan jadikan ibadah puasa untuk malas bekerja karena alasan lapar dan dahaga. 


“sebaliknya mari kita tunjukan kinerja yang baik dan tingkatkanlah amal ibadah sehingga pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat dapat semakin optimal ”. Pinta manaf.

Manaf juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sintang dalam menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan ini dan menyambut Hari Raya Idul Fitri mendatang agar tidak terlalu konsumtif atau berlebihan dalam memenuhi kebutuhan pokok namun harus lebih sederhana atau tidak berlebihan sebagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam makna puasa yakni mampu menahan dorongan hawa nafsu dunia yang cendrung berlebihan dan tidak merasa puas. 

“selain itu juga saya mengajak baik sebagai tokoh masyarakat, tokoh agama,tokoh prempuan, pemerintah daerah dan lainnya untuk dapat menjadi pengikat persatuan dan kesatuan dalam membangun kedamaian dan keharmonisan dalam hidup bermasyarakat, jangan sampai masyarakat kita yang selama ini sudah hidup rukun dan berdampingan menjadi terpecah belah atau saling konflik hanya karena perbedaan dalam hal memilih pemimpin ”. tutup manaf. 


Penulis : Abang A
Editor    : R. Hermanto
Publish : Redaksi KapuasNews.com